Sabtu, 05 November 2011

Jurnal Penyesuaian pada Perusahaan Jasa

Daftar saldo atau neraca saldo perlu disesuaikan agar mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Jurnal penyesuaian dibuat untuk memisahkan antara biaya yang sudah menjadi beban pada suatu periode akuntansi dengan yang belum menjadi beban. Sama halnya dengan dunia otomotif , penyesuaian seperti memodifikasi motor sesuai keiginan pemakainya.
Tujuh transaksi yang diikuti oleh jurnal penyesuaian pada akhir periode akuntansi adalah sebagai berikut.


1. pendapatan diterima di muka,
2. piutang pendapatan,
3. biaya dibayar di muka,
4. utang biaya,
5. kerugian piutang,
6. penyusutan, dan
7. biaya pemakaian perlengkapan.

Mencatat Jurnal Penyesuaian Berikut ini adalah contoh data penyesuaian dan jurnalnya.
1. Pendapatan diterima di muka
Pendapatan diterima di muka adalah jika perusahaan menerima pendapatan atas suatu barang/jasa yang belum diserahkan.
Contoh:
Pada tanggal 3 Agustus 2008, Charity membayar sewa kios selama 1 tahun sebesar Rp6.000.000,00
Jurnal tanggal 3 Agustus 2008 adalah.
Kas Rp6.000.000
Pendapatan diterima di muka Rp6.000.000
(Dicatat oleh pemilik kios)

Pada waktu tutup buku tanggal 31 Desember 2008, jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut.
Pendapatan diterima di muka Rp2.500.000
Pendapatan sewa Rp2.500.000

Penjelasan :
Pada tanggal 3 Agustus 2008 pemilik kios menerima uang sebesar Rp6.000.000,00, tetapi bekum sepenuhnya menjadi hak pemilik kios, karena sewa tersebut untuk satu tahun, buka satu bulan. Karena pemilik kios sudah menerima secara tunai, bekiau mencatat Kas Rp6.000.000 (D) pada Pendapatan diterima di muka Rp6.000.000 (K).
Jika kita memakai dasar akrual, pendapatan diakui jika sudah menjadi haknya. Dalam contoh tersebut, hingga akhir periode akuntansi tanggal 31 Desember 2008 yang menjadi hak pemilik kioshanya 5 bulan, yaitu Rp2.500.000 (5/12 x Rp6.000.000= Rp2.500.000).

2. Piutang pendapatan
Piutang pendapatan adalah pendapatan yang belum diterima dan belum dicatat, tetapi sebagian sudah seharusnya diterima pada periode yang bersangkutan.
Contoh:
Tanggal 1 September 2008 PT X menyimpan uang di bank Pasifik Rp1.000.000, suku bunganya 18% / tahun dan bunga diterima oleh PT X setiap 6 bulan sekali. (tiap 1 Maret dan 1 September ). Ini berarti bunga 6 bulan pertama baru akan diterima tanggal 1 Maret 2009, sehingga sampai akhir periode akuntansi terdapat bunga yang diterima penendaannya selama 4 bulan. ( 1 September – 31 Desember) yaitu : 4/12 x 18% x Rp1.000.000,00 = Rp60.000

Jurnal penyesuaian untuk mencatat piutang bunga pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut.
Piutang bunga Rp60.000
Pendapatan bunga Rp60.000

3. Biaya dibayar di muka
Biaya dibayar di muka adalah biaya-biaya yang sudah dibayar pada awal periode untuk pembayaran biaya sampai beberapa periode yang ditentukan.
Contoh:
Pada tanggal 1 Mei 2008 pemilik kios membayar biaya asuransi untuk periode satu tahun kepada PT Aman sebesar Rp3.000.000
Pada tanggal 31 Desember 2008, saat pembuatan jurnal penyesuaian adalah sebagai berikut.

Biaya asuransi Rp2.000.000
Asuransi dibayar di muka Rp2.000.000

Penjelasan :

Pada tanggal 31 Desember 2008 asuransi yang sudah terpakai (biaya asuransi) saebesar Rp2.000.000 yaitu selama 8 bulan, dari bulan Mei sampai dengan bulan Desember. Perhitungannya adalah 8/12 x Rp3.000.000= Rp2.000.000

4. Utang biaya
Utang biaya adalah biaya-biaya yang telah diakui tetapi belum dicatat.
Contoh:
Perusahaan membayar upah buruh setiap tiga hari sekali. Tarif upah Rp50.000 per hari. Para buruh dibayar tiap hari Senin. Ternyata tanggal 31 Desember 2008 jatuh pada hari Minggu. Ini berarti sampai akhir periode akuntansi terdapat upah yang belum dibayar selama tiga hari = 3 x Rp50.000 = Rp150.000

Jurnal penyesuaian yang dicatat perusahaan adalah.
Beban gaji Rp150.000
Utang gaji Rp150.000

5. Kerugian Piutang
Kerugian piutang adalah taksiran kerugian piutang yang timbul karena adanya piutang tak tertagih.
Contoh:
PT XYZ merelakan piutang Tuan B sebesar Rp200.000,00 karena usahanya bangkrut.

Jurnal penyesuaian yang dicatat PT XYZ pada tanggal 31 Desember 2008 adalah.
Cadangan kerugian piutang Rp200.000
Piutang usaha Rp200.000

6. Penyusutan
Semua aktiva tetap (kecuali tanah) yang dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dalam beroperasi, akan semakin menyusut nilainya bersamaan dengan berlalunya waktu.
Contoh :
Di daftar saldo, akun peralatan kantor memperlihatkan jumlah Rp2.000.000,00, diputuskan manajemen bahwa penyusutan 10% pertahun. Ini berarti penyusutan tiap tahun = 10% x Rp2.000.000 = Rp200.000

Jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut.
Beban penyusutan peralatan kantor Rp200.000
Akumulasi penyusutan peralatan kantor Rp200.000

7. Biaya pemakaian perlengkapan
Biaya pemakaian perlengkapan adalah nilai sebagian dari harga beli perlengkapan yang telah digunakan selama periode akuntansi.
Contoh:
Perlengkapan di daftar saldo memperlihatkan jumlah Rp500.000, setelah dihitung secara fisik persedeiaan perlengkapan pada tanggal 31 Desember 2008 sebesar Rp300.000. Ini berarti perlengkapan yang telah terpakai untuk kegiatan perusahaan berjumlah Rp200.000 (Rp500.000 – Rp300.000 = Rp200.000)

Jurnal penyesuaian untuk mencatat biaya pemakaian perlengkapan tanggal 31 Desember 2008 adalah.
Beban perlengkapan Rp200.000
Perlengkapan Rp200.000

ayat jurnal penyesuaian


ayat Jurnal Penyesuaian
Ayat Jurnal Penyesuaian (Ajdusting Entries)
Disusun pada akhir periode akuntansi.
1. Apabila pertama-tama dicatat sebagai harta/assets
Yang dihitung adalah yang telah kadaluarsa (Dibelakang tanggal 31 Desember)

....Expense
Prepaid.....

Contoh:
Pada tangggal 1 Juni 2008 dibayar asuransi untuk 1 tahun kedepan sebesar 12.000.000.

Jawab:
Juni merupakan bulan ke 5, jadi ada 8 bulan yang kadaluarsa dari 31 Desember (5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12).
12.000.000 * 8/12 = 8.000.000
Insurance Expense 8.000.000
Prepaid Insurance 8.000.000


Contoh:
1 Januari 2008 Store Supplies mempunyai saldo sisa 300.000 selama periode sebelum penutupan buku dibeli Store Supplies tambahan 1.700.000. Dan pada tanggal 31 Desember 2008 nilai perlengkapan sebesar 500.000.

Jawab:
Store Supplies Expense 1.500.000
Prepaid Store Supplies 1.500.000

* Mengapa jawabannya 1.500.000? karena pada assets yang di AJP-kan adalah yang sudah expired, artinya pemakaian sampai 31 Desember. Yang kita ketahui disini saldo awal sudah 300.000 ditambah pembelian tambahan 1.700.00. Berarti sekarang sudah memiliki Store Supplies sebesar 2.000.000. Dan yang terakhir sisa perlengkapan 500.000 berarti pemakain selama setahun adalah Total Store Supplies - Sisa Store Supplies akhir tahun. 2.000.000 - 500.000 = 1.500.000.

2. Apa bila pertama kali dicatat sebagai beban.
Yang dihitung adalah yang belum kadaluarsa (Didepan 31 Desember)
Prepaid....
....Expense (Kebalikan dari yang dicatat di Harta/Assets)
Contoh:
Di Trial Balance per 31 Desember 2008 terdapat akun insurance expense sebesar 48.000.000, premi asuransi dibayar tanggal 1 Februari untuk 2 tahun ke depan.

Jawab:
1 Februari - 31 Desember (2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12)= 11 bulan expired, yang dicari dalam kasus ini adalah yang belum expired jadi 2 tahun = 24 bulan, 24 bulan - 11 bulan = 13 bulan belum expired.
48.000.000 * 13/24 = 26.000.000
Prepaid Insurance 26.000.000
Insurance Expense 26.000.000
Contoh:
Di Trial Balance per 31 Desember 2008 terdapat akun Office Supplies Expense
sebesar Rp 3.500.000.
Dalam Data Penyesusaian, persediaan perlengkapan kantor = Rp 1.500.000.

Jawab:
Pada Trial Balance Office Supplies Expense = Rp 3.500.000. Setelah disesuaikan di Data Penyesuaian, ternyata persediaannya = Rp 1.500.000. Jadi dalam periode per 31 Desember telah terpakai sejumlah = Rp 2.000.000. Jadi yang belum expired/atau yang belum terpakai = Rp 1.500.000.
Store Supplies 1.500.000
Store Suplies Expense 1.500.000

*Kenapa tidak menggunakan "Prepaid Store Supplies"? Karena "Prepaid" digunakan untuk menunjuk atas benda yang dibayar dimuka. Sedangkan pada soal diatas tidak ada sesuatu pembelian atau sesuatu yang harus dibayar. Jadi tidak perlu menggunakan "Prepaid"

3. Apabila pertama kali dicatat sebagai utang.
Maka yang di-AJP kan adalah yang telah menjadi pendapatan (Dibelakang 31 Desember)
Unearned....
....Income

Contoh:
Pada tanggal 1 Mei 2008 diterima pembayaran sewa untuk 2 tahun sebesar Rp 72.000.000

Jawab:
Pada tanggal 1 Mei 2008 (1-05-08 )diterima pembayaran sewa untuk 2 tahun (24 bulan) sebesar Rp 72.000.000. Dari 01-05-08 sampai 31-12-08 ada (5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12) = 8 bulan. Berarti selama periode tutup buku sampai 31 Desember
ada 8 bulan telaj menjadi penghasilan.
72.000.000 * 8/24 = Rp 24.000.000.
Unearned Rent 24.000.000.
Rent Income 24.000.000.

4. Apabila pertama kali dicatat sebagai pendapatan.
Yang diperhitungkan adalah yang belum menjadi pendapatan (Didepan 31 Desember)

.....Income
Unearned.....

Contoh:
Di Trial Balance pada tanggal 31 Desember 2008, terdapat akun rent income sebesar Rp 48.000.000. Sewa diterima tanggal 1 Maret 2008 untuk 1 tahun.

Jawab:
1 Maret (3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12) = yang berada di belakang 31 Desember 2008 sebanyak 10 bulan. Maka yang di depan 31 Desember 2008 adalah = 12 bulan -10 bulan = 2 bulan.
48.000.000 * 2/12 = 8.000.000
Rent Income 8.000.000
Unearned Rent 8.000.000

5. AJP untuk aktifa tetap.
Depreciaton Expense....
Accumulated Depreciation....

Contoh:
Di Trial Balance pada 31 Desember 2008 terdapat akun Store Equipment Rp 100.000.000, akun Accumulated Depreciation Rp 20.000.000.
Data Penyesuaian: peralatan toko susutkan 10% harga peralatan.

Jawaban:
100.000.000 * 10/100 = Rp 10.000.000
Depreciation Expense 10.000.000
Accumulated Depreciation 10.000.000.

6. Yang masih harus dibayar
Yang dihitung yang sebelum tanggal 31 Desember

....Expense
.....Payable


7. Yang masih harus diterima
Yang dihitung yang sesudah tangggal 31 Desember

.....Recievable
.....Income

8. Yang dibayar dimuka
Yang dihitung yang sesudah tanggal 31 Desember

....Prepaid
....Payable

9. Yang diterima dimuka
Yang dihitung setelah tangggal 31 Desember

....Income
.....Unearned

pengantar akutansi

cek alamat ini : http://www.slideboom.com/presentations/65916/JURNAL-PENYESUAIAN_JASA

http://www.scribd.com/doc/50573834/Konsep-Dasar-Akuntansi-Biaya

http://belajar.kemdiknas.go.id/index.php?display=view&ack=1&list=2&mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Modul%20Online/view&id=77&uniq=1084

http://www.e-dukasi.net/index.php?mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Modul%20Online/view&id=77&uniq=1052

http://monika40208824.wordpress.com/2010/06/10/jurnal-umum-buku-besar-neraca-saldo-pos-penyesuaian-dan-kertas-kerja-pos-penyesuaian-laporan-laba-rugi-neraca-laporan-perubahan-posisi-keuangan-dan-penutupan-buku/

http://accountingcenter.wordpress.com/2010/01/14/akuntansi-perusahaan-jasa/