Kosmetik atau produk kecantikan yang setiap hari kita gunakan mengandung berbagai macam bahan kimia. Meskipun selama ini tidak muncul masalah saat Anda menggunakannya, bukan berarti bahan kimia tersebut tidak berbahaya.
Kenali risiko dari bahan kimia yang terdapat pada kosmetik Anda. Jangan sampai dikemudian hari timbul masalah kesehatan akibat dari penggunaan kosmetik yang mengandung bahan kimia berbahaya.
1. Shampo
Jumlah bahan kimia: 15
Yang paling mengkhawatirkan : sodium lauryl sulphate, tetrasodium dan propylene glycol
Risiko: iritasi kulit, dan kerusakan pada mata
2. Hairspray
Jumlah bahan kimia : 11
Yang paling mengkhawatirkan : octinoxate, isophthalates
Risiko : iritasi mata, mengganggu keseimbangan hormon dan perubahan struktur sel
3. Perona mata (eyeshadow)
Jumlah bahan kimia: 26
Yang paling mengkhawatirkan : polythylene thrphthalate
Risiko : kemandulan, kanker, dan menggangu keseimbangan hormon
4. Perona pipi (Blush on)
Jumlah bahan kimia: 16
Yang paling mengkhawatirkan: ethylparaben, methylparapen, prophylparaben
Risiko: iritasi dan menggangu keseimbangan hormon
5. Perona bibir (lipstik)
Jumlah bahan kimia: 33
Yang paling mengkhawatirkan : polymenthyl methacrylate
Risiko: alergi dan kanker
6. Alas bedak (foundation)
Jumlah bahan kimia: 24
Yang paling mengkhawatirkan: polymenthyl methacrylate
Risiko: menurunkan sistem imunitas, alergi dan kanker
7. DeodorantJumlah bahan kimia: 15
Yang paling mengkhawatirkan : isoprophyl myristate
Risiko: iritasi kulit, sakit kepala dan masalah pernafasan
8. Body LotionJumlah bahan kimia: 32
Yang paling mengkhawatirkan: ethylparaben, methylparapen, prophylparaben, polyethylene glycol (yang juga bahan pada pembersih lantai)
Risiko: iritasi kulit dan mengganggi keseimbangan hormon
9. ParfumJumlah bahan kimia: 250
Yang paling mengkhawatirkan: benzaldehyde
Risiko: kerusakan ginjal dan iritasi pada mata, tenggorokan dan mulut
10. Pewarna kuku (kuteks)Jumlah bahan kimia: 31
Yang paling mengkhawatirkan : phthlates
Risiko: kemandulan dan masalah pada kehamilan
source :http://clubbing.kapanlagi.com/threads/83233-bahaya-bahan-kimia-dibalik-kosmetik
fadila uswatun hasanah
Senin, 30 Januari 2012
Sabtu, 05 November 2011
Jurnal Penyesuaian pada Perusahaan Jasa
Daftar saldo atau neraca saldo perlu disesuaikan agar mencerminkan keadaan yang sebenarnya. Jurnal penyesuaian dibuat untuk memisahkan antara biaya yang sudah menjadi beban pada suatu periode akuntansi dengan yang belum menjadi beban. Sama halnya dengan dunia otomotif , penyesuaian seperti memodifikasi motor sesuai keiginan pemakainya.Tujuh transaksi yang diikuti oleh jurnal penyesuaian pada akhir periode akuntansi adalah sebagai berikut.
1. pendapatan diterima di muka,
2. piutang pendapatan,
3. biaya dibayar di muka,
4. utang biaya,
5. kerugian piutang,
6. penyusutan, dan
7. biaya pemakaian perlengkapan.
Mencatat Jurnal Penyesuaian Berikut ini adalah contoh data penyesuaian dan jurnalnya.
1. Pendapatan diterima di muka
Pendapatan diterima di muka adalah jika perusahaan menerima pendapatan atas suatu barang/jasa yang belum diserahkan.
Contoh:
Pada tanggal 3 Agustus 2008, Charity membayar sewa kios selama 1 tahun sebesar Rp6.000.000,00
Jurnal tanggal 3 Agustus 2008 adalah.
Kas Rp6.000.000
Pendapatan diterima di muka Rp6.000.000
(Dicatat oleh pemilik kios)
Pada waktu tutup buku tanggal 31 Desember 2008, jurnal penyesuaiannya adalah sebagai berikut.
Pendapatan diterima di muka Rp2.500.000
Pendapatan sewa Rp2.500.000
Penjelasan :
Pada tanggal 3 Agustus 2008 pemilik kios menerima uang sebesar Rp6.000.000,00, tetapi bekum sepenuhnya menjadi hak pemilik kios, karena sewa tersebut untuk satu tahun, buka satu bulan. Karena pemilik kios sudah menerima secara tunai, bekiau mencatat Kas Rp6.000.000 (D) pada Pendapatan diterima di muka Rp6.000.000 (K).
Jika kita memakai dasar akrual, pendapatan diakui jika sudah menjadi haknya. Dalam contoh tersebut, hingga akhir periode akuntansi tanggal 31 Desember 2008 yang menjadi hak pemilik kioshanya 5 bulan, yaitu Rp2.500.000 (5/12 x Rp6.000.000= Rp2.500.000).
2. Piutang pendapatan
Piutang pendapatan adalah pendapatan yang belum diterima dan belum dicatat, tetapi sebagian sudah seharusnya diterima pada periode yang bersangkutan.
Contoh:
Tanggal 1 September 2008 PT X menyimpan uang di bank Pasifik Rp1.000.000, suku bunganya 18% / tahun dan bunga diterima oleh PT X setiap 6 bulan sekali. (tiap 1 Maret dan 1 September ). Ini berarti bunga 6 bulan pertama baru akan diterima tanggal 1 Maret 2009, sehingga sampai akhir periode akuntansi terdapat bunga yang diterima penendaannya selama 4 bulan. ( 1 September – 31 Desember) yaitu : 4/12 x 18% x Rp1.000.000,00 = Rp60.000
Jurnal penyesuaian untuk mencatat piutang bunga pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut.
Piutang bunga Rp60.000
Pendapatan bunga Rp60.000
3. Biaya dibayar di muka
Biaya dibayar di muka adalah biaya-biaya yang sudah dibayar pada awal periode untuk pembayaran biaya sampai beberapa periode yang ditentukan.
Contoh:
Pada tanggal 1 Mei 2008 pemilik kios membayar biaya asuransi untuk periode satu tahun kepada PT Aman sebesar Rp3.000.000
Pada tanggal 31 Desember 2008, saat pembuatan jurnal penyesuaian adalah sebagai berikut.
Biaya asuransi Rp2.000.000
Asuransi dibayar di muka Rp2.000.000
Penjelasan :
Pada tanggal 31 Desember 2008 asuransi yang sudah terpakai (biaya asuransi) saebesar Rp2.000.000 yaitu selama 8 bulan, dari bulan Mei sampai dengan bulan Desember. Perhitungannya adalah 8/12 x Rp3.000.000= Rp2.000.000
4. Utang biaya
Utang biaya adalah biaya-biaya yang telah diakui tetapi belum dicatat.
Contoh:
Perusahaan membayar upah buruh setiap tiga hari sekali. Tarif upah Rp50.000 per hari. Para buruh dibayar tiap hari Senin. Ternyata tanggal 31 Desember 2008 jatuh pada hari Minggu. Ini berarti sampai akhir periode akuntansi terdapat upah yang belum dibayar selama tiga hari = 3 x Rp50.000 = Rp150.000
Jurnal penyesuaian yang dicatat perusahaan adalah.
Beban gaji Rp150.000
Utang gaji Rp150.000
5. Kerugian Piutang
Kerugian piutang adalah taksiran kerugian piutang yang timbul karena adanya piutang tak tertagih.
Contoh:
PT XYZ merelakan piutang Tuan B sebesar Rp200.000,00 karena usahanya bangkrut.
Jurnal penyesuaian yang dicatat PT XYZ pada tanggal 31 Desember 2008 adalah.
Cadangan kerugian piutang Rp200.000
Piutang usaha Rp200.000
6. Penyusutan
Semua aktiva tetap (kecuali tanah) yang dimiliki dan digunakan oleh perusahaan dalam beroperasi, akan semakin menyusut nilainya bersamaan dengan berlalunya waktu.
Contoh :
Di daftar saldo, akun peralatan kantor memperlihatkan jumlah Rp2.000.000,00, diputuskan manajemen bahwa penyusutan 10% pertahun. Ini berarti penyusutan tiap tahun = 10% x Rp2.000.000 = Rp200.000
Jurnal penyesuaian pada tanggal 31 Desember 2008 adalah sebagai berikut.
Beban penyusutan peralatan kantor Rp200.000
Akumulasi penyusutan peralatan kantor Rp200.000
7. Biaya pemakaian perlengkapan
Biaya pemakaian perlengkapan adalah nilai sebagian dari harga beli perlengkapan yang telah digunakan selama periode akuntansi.
Contoh:
Perlengkapan di daftar saldo memperlihatkan jumlah Rp500.000, setelah dihitung secara fisik persedeiaan perlengkapan pada tanggal 31 Desember 2008 sebesar Rp300.000. Ini berarti perlengkapan yang telah terpakai untuk kegiatan perusahaan berjumlah Rp200.000 (Rp500.000 – Rp300.000 = Rp200.000)
Jurnal penyesuaian untuk mencatat biaya pemakaian perlengkapan tanggal 31 Desember 2008 adalah.
Beban perlengkapan Rp200.000
Perlengkapan Rp200.000
ayat jurnal penyesuaian
ayat Jurnal Penyesuaian
Ayat Jurnal Penyesuaian (Ajdusting Entries)
Disusun pada akhir periode akuntansi.
1. Apabila pertama-tama dicatat sebagai harta/assets
Yang dihitung adalah yang telah kadaluarsa (Dibelakang tanggal 31 Desember)
....Expense
Prepaid.....
Contoh:
Pada tangggal 1 Juni 2008 dibayar asuransi untuk 1 tahun kedepan sebesar 12.000.000.
Jawab:
Juni merupakan bulan ke 5, jadi ada 8 bulan yang kadaluarsa dari 31 Desember (5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12).
12.000.000 * 8/12 = 8.000.000
Insurance Expense 8.000.000
Prepaid Insurance 8.000.000
Contoh:
1 Januari 2008 Store Supplies mempunyai saldo sisa 300.000 selama periode sebelum penutupan buku dibeli Store Supplies tambahan 1.700.000. Dan pada tanggal 31 Desember 2008 nilai perlengkapan sebesar 500.000.
Jawab:
Store Supplies Expense 1.500.000
Prepaid Store Supplies 1.500.000
* Mengapa jawabannya 1.500.000? karena pada assets yang di AJP-kan adalah yang sudah expired, artinya pemakaian sampai 31 Desember. Yang kita ketahui disini saldo awal sudah 300.000 ditambah pembelian tambahan 1.700.00. Berarti sekarang sudah memiliki Store Supplies sebesar 2.000.000. Dan yang terakhir sisa perlengkapan 500.000 berarti pemakain selama setahun adalah Total Store Supplies - Sisa Store Supplies akhir tahun. 2.000.000 - 500.000 = 1.500.000.
Disusun pada akhir periode akuntansi.
1. Apabila pertama-tama dicatat sebagai harta/assets
Yang dihitung adalah yang telah kadaluarsa (Dibelakang tanggal 31 Desember)
....Expense
Prepaid.....
Contoh:
Pada tangggal 1 Juni 2008 dibayar asuransi untuk 1 tahun kedepan sebesar 12.000.000.
Jawab:
Juni merupakan bulan ke 5, jadi ada 8 bulan yang kadaluarsa dari 31 Desember (5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12).
12.000.000 * 8/12 = 8.000.000
Insurance Expense 8.000.000
Prepaid Insurance 8.000.000
Contoh:
1 Januari 2008 Store Supplies mempunyai saldo sisa 300.000 selama periode sebelum penutupan buku dibeli Store Supplies tambahan 1.700.000. Dan pada tanggal 31 Desember 2008 nilai perlengkapan sebesar 500.000.
Jawab:
Store Supplies Expense 1.500.000
Prepaid Store Supplies 1.500.000
* Mengapa jawabannya 1.500.000? karena pada assets yang di AJP-kan adalah yang sudah expired, artinya pemakaian sampai 31 Desember. Yang kita ketahui disini saldo awal sudah 300.000 ditambah pembelian tambahan 1.700.00. Berarti sekarang sudah memiliki Store Supplies sebesar 2.000.000. Dan yang terakhir sisa perlengkapan 500.000 berarti pemakain selama setahun adalah Total Store Supplies - Sisa Store Supplies akhir tahun. 2.000.000 - 500.000 = 1.500.000.
2. Apa bila pertama kali dicatat sebagai beban.
Yang dihitung adalah yang belum kadaluarsa (Didepan 31 Desember)
Prepaid....
....Expense (Kebalikan dari yang dicatat di Harta/Assets)
Contoh:
Di Trial Balance per 31 Desember 2008 terdapat akun insurance expense sebesar 48.000.000, premi asuransi dibayar tanggal 1 Februari untuk 2 tahun ke depan.
Jawab:
1 Februari - 31 Desember (2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12)= 11 bulan expired, yang dicari dalam kasus ini adalah yang belum expired jadi 2 tahun = 24 bulan, 24 bulan - 11 bulan = 13 bulan belum expired.
48.000.000 * 13/24 = 26.000.000
Prepaid Insurance 26.000.000
Insurance Expense 26.000.000
Contoh:
Di Trial Balance per 31 Desember 2008 terdapat akun Office Supplies Expense
sebesar Rp 3.500.000.
Dalam Data Penyesusaian, persediaan perlengkapan kantor = Rp 1.500.000.
Jawab:
Pada Trial Balance Office Supplies Expense = Rp 3.500.000. Setelah disesuaikan di Data Penyesuaian, ternyata persediaannya = Rp 1.500.000. Jadi dalam periode per 31 Desember telah terpakai sejumlah = Rp 2.000.000. Jadi yang belum expired/atau yang belum terpakai = Rp 1.500.000.
Store Supplies 1.500.000
Store Suplies Expense 1.500.000
*Kenapa tidak menggunakan "Prepaid Store Supplies"? Karena "Prepaid" digunakan untuk menunjuk atas benda yang dibayar dimuka. Sedangkan pada soal diatas tidak ada sesuatu pembelian atau sesuatu yang harus dibayar. Jadi tidak perlu menggunakan "Prepaid"
3. Apabila pertama kali dicatat sebagai utang.
Maka yang di-AJP kan adalah yang telah menjadi pendapatan (Dibelakang 31 Desember)
Unearned....
....Income
Contoh:
Pada tanggal 1 Mei 2008 diterima pembayaran sewa untuk 2 tahun sebesar Rp 72.000.000
Jawab:
Pada tanggal 1 Mei 2008 (1-05-08 )diterima pembayaran sewa untuk 2 tahun (24 bulan) sebesar Rp 72.000.000. Dari 01-05-08 sampai 31-12-08 ada (5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12) = 8 bulan. Berarti selama periode tutup buku sampai 31 Desember
ada 8 bulan telaj menjadi penghasilan.
72.000.000 * 8/24 = Rp 24.000.000.
Unearned Rent 24.000.000.
Rent Income 24.000.000.
4. Apabila pertama kali dicatat sebagai pendapatan.
Yang diperhitungkan adalah yang belum menjadi pendapatan (Didepan 31 Desember)
.....Income
Unearned.....
Contoh:
Di Trial Balance pada tanggal 31 Desember 2008, terdapat akun rent income sebesar Rp 48.000.000. Sewa diterima tanggal 1 Maret 2008 untuk 1 tahun.
Jawab:
1 Maret (3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12) = yang berada di belakang 31 Desember 2008 sebanyak 10 bulan. Maka yang di depan 31 Desember 2008 adalah = 12 bulan -10 bulan = 2 bulan.
48.000.000 * 2/12 = 8.000.000
Rent Income 8.000.000
Unearned Rent 8.000.000
5. AJP untuk aktifa tetap.
Depreciaton Expense....
Accumulated Depreciation....
Contoh:
Di Trial Balance pada 31 Desember 2008 terdapat akun Store Equipment Rp 100.000.000, akun Accumulated Depreciation Rp 20.000.000.
Data Penyesuaian: peralatan toko susutkan 10% harga peralatan.
Jawaban:
100.000.000 * 10/100 = Rp 10.000.000
Depreciation Expense 10.000.000
Accumulated Depreciation 10.000.000.
6. Yang masih harus dibayar
Yang dihitung yang sebelum tanggal 31 Desember
....Expense
.....Payable
7. Yang masih harus diterima
Yang dihitung yang sesudah tangggal 31 Desember
.....Recievable
.....Income
8. Yang dibayar dimuka
Yang dihitung yang sesudah tanggal 31 Desember
....Prepaid
....Payable
9. Yang diterima dimuka
Yang dihitung setelah tangggal 31 Desember
....Income
.....Unearned
pengantar akutansi
cek alamat ini : http://www.slideboom.com/presentations/65916/JURNAL-PENYESUAIAN_JASA
http://www.scribd.com/doc/50573834/Konsep-Dasar-Akuntansi-Biaya
http://belajar.kemdiknas.go.id/index.php?display=view&ack=1&list=2&mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Modul%20Online/view&id=77&uniq=1084
http://www.e-dukasi.net/index.php?mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Modul%20Online/view&id=77&uniq=1052
http://monika40208824.wordpress.com/2010/06/10/jurnal-umum-buku-besar-neraca-saldo-pos-penyesuaian-dan-kertas-kerja-pos-penyesuaian-laporan-laba-rugi-neraca-laporan-perubahan-posisi-keuangan-dan-penutupan-buku/
http://accountingcenter.wordpress.com/2010/01/14/akuntansi-perusahaan-jasa/
http://www.scribd.com/doc/50573834/Konsep-Dasar-Akuntansi-Biaya
http://belajar.kemdiknas.go.id/index.php?display=view&ack=1&list=2&mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Modul%20Online/view&id=77&uniq=1084
http://www.e-dukasi.net/index.php?mod=script&cmd=Bahan%20Belajar/Modul%20Online/view&id=77&uniq=1052
http://monika40208824.wordpress.com/2010/06/10/jurnal-umum-buku-besar-neraca-saldo-pos-penyesuaian-dan-kertas-kerja-pos-penyesuaian-laporan-laba-rugi-neraca-laporan-perubahan-posisi-keuangan-dan-penutupan-buku/
http://accountingcenter.wordpress.com/2010/01/14/akuntansi-perusahaan-jasa/
Sabtu, 08 Oktober 2011
17 startegi jitu sukses kuliah di Perguruan Tinggi( J. Haryadi)
17 startegi jitu sukses kuliah di Perguruan Tinggi
STRATEGI I ( adaptasi tahun pertama kuliah )
1. Bangun pagi
Itu sangat bermanfaat , jadi kita bias melakukan hal-hal seperti :
· Shalat subuh tepat waktu
· Punya waktu memeriksa ulang jadwal kegiatan harian anda
· Belajar di pagi hari meningkatkan daya ingat
· Berolahraga pagi
· Melatih diri disiplin
· Panjang umur
2. Membuat agenda harian
3. Mengenal tempat-tempat penting
4. Mengenal budaya dan adat istiadat setempat
5. Mengatur keungan pribadi
6. Memilih teman yang tepat
7. Mengubah pola berpikir
8. Bersikap kritis dan sering bertanya
9. Duduk di kursi paling depan
10. Hadir kuliah tepat waktu
11. Suka membantu teman
Strategi ke 2 ( jangan terjebak dengan tugas kuliah )
Strategi 3 (merencanakan masa depan )
Strategi 4 (menentukan target belajar )
1. Menyusun jadwal kuliah
2. Menyiapkan buku resensi
3. Aktif bertanya ketika kuliah
4. Membantu kelompok diskusi
5. Belajar dengan cara yang oleh baik dan benar. Itu ditentukan oleh :
a. Factor kesungguhan
b. Factor keseimbangan
c. Factor konsentrasi
d. Factor objektif
e. Factor antusiasme (semangat kegembiraan dalam belajar )
f. Factor wawasan ilmiah yang luas
6. Mengerjakan tugas dosen dengan baik
7. Menghadapi UAS dan UTS
a. Belajar dengan step by step dari berbagai sumber
b. Kesiapan fisik dan mental
c. Belajar berpikir secara bagan
d. Belajar penalaran
e. Mengerjakan latihan
Strategi 5 (memilih teman bergaul)
1. Cari teman yang taat beribadah
2. Cari teman tang mempunyai nilai plus
3. Cari teman yang senang berorganisasi
4. Cari tenab yang pandai berbisnis
5. Cari teman dari berbagai golongan
Strategi 6 (aktif dalam organisasi kemahasiswaan )
1. Aktivis dan organisasi kampus
2. Bagaimana menjadi pemimpin sebuah organisasi kemahasiswaan .
3. Manfaat organisasi kampus
a. Melatih team work
b. Jaringan akan luas
c. Hobi membawa nikmat
d. Memperkaya cv
e. Bisnis lancer
4. Jangan terjebak demonstrasi
Strategi 7 ( belajar debat dan berdiskusi )
Strategi 8 ( melatih kemampuan berkomunikasi )
1. Komunikasi lisan. Yang harus dilakukan adalah :
a. Persiapan mental
b. Bicara jangan tergesa-gesa
c. Pandangan mata ke segala arah
d. Pidato jangan terlalu panjang dan bertele-tele.
2. Komunikasi melalui tulisan
a. Membuat surat lamaran kerja
b. Membuat proposal
Strartegi 9 (mengikuti kegiatan ilmiah)
Strategi 10 ( gemar membaca dan menulis)
Strategi 11 (kuliah gratis, kenapa tidak ? )
Anda harus berjuang di perguruan tinggi anda untuk mendapatkan beasiswa. Di Indonesia terdapat banyak lembaga pemerintah maupun swasta yang mau mengucurkan dana secara gratis. Informasi ini bias anda peroleh melalui internet. Seperti di situs :
strategi 12 (kemandirian dalam belajar)
Inti belajar di perguruan tinggi adalah belajar seperti halnya cara orang dewasa yaitu belajar mandiri. Anda harus membiasakan diri denga cara yang baru dalam mengikuti pendidikan, mencari sendiri caranya menyerap apa yang dikuliahkan dosen. Anda tidak usah bingung lagi dalam mencari solusinya, karena sudah ada metodenya , yaitu :
1. Mengikuti kuliah
a. Hadir lebih awal
b. Mulailah belajat dengan rasa suka
c. Buat catatan serapi mungkin
d. Sks bukan berarti sks
e. Bertanya bukan berarti bodoh
2. Belajar
a. Belajarlah setahap demi setahap
b. Belajarlah secara aktif
c. Belajar secara mandiri
3. Membaca, belajar dan memanfaatkan sumber baelajar.
4. Mengelola waktu belajar secara efektif
Strategi 13 ( kuliah sambil kerja , mungkinkah?)
1. Jadi penulis freelance
2. Menjual pulsa elektronik
3. Menjadi agen asuransi
4. Menjadi penyiar radio
5. Sales promotion girl
6. Bisnis berbasis internet
Strategi 14 (membangun citra diri positif)
1. Belajar untuk berpikiri positif
2. Belajar mengendalikan emosi
3. Jangan berhenti belajar
4. Bersikap jujur
5. Selalu menepati janji
6. Supel dan mudah bergaul
7. Punya nilai plus
8. Punya keunikan atau ciri khas
9. Duduk di kursi depan
10. Suka menolong orang lain
11. Bersikap ksatria
12. Sabar dalam menghadapi masalah
13. Mau jadi pendengar yang baik
14. Memahmi orang lain
Strategi 15 ( cara cepat menyusun skripsi )
Hal yang harus dilakukan sebelum mulai membuat skripsi adalah :
1. Persiapkan diri anda dengan baik
2. Buat time table
3. Berdayakan internet
4. Jadilah proaktif
5. Be flexible
6. Berbuat jujur
7. Siapakan biaya oprasional
Strategi 16 ( menjalani komunikasi dengan alumni)
Strategi 17 (mencari kerja atau menerima kerja)
Langganan:
Postingan (Atom)